FoSSEI (Forum Silaturahim Studi Ekonomi
Islam) adalah wadah silaturahim tingkat nasional yang mengakomodir mahasiswa
pencinta ekonomi Islam yang tergabung dalam Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI)
di masing-masing kampus di seluruh Indonesia.
Menjadi pelopor dan asosiasi mahasiswa
di bidang ekonomi Islam terbesar di Indonesia bahkan dunia, sudah banyak yang
dilakukan FoSSEI dalam membumikan ajaran Islam di bidang ekonomi, baik dalam
tataran akademis maupun praktis.
Di usianya yang ke-15 tahun ini, FoSSEI
kini menghimpun 14 Regional di Indonesia yang mencakup 157 KSEI yang tersebar
dari ujung timur hingga barat Indonesia. Ada sekitar 7000 kader FoSSEI yang
kini aktif sebagai SDM yang siap mewarnai industri, pemerintahan, maupun filantropi
dengan ekonomi Islam.
PRESIDIUM NASIONAL
Jabbar
Sambudi (KSEI Progres STEI Tazkia)
Hafid
Koesmahendra (KSEI ISEG
Universitas Padjadjaran)
Ardiyan Wahyudi (KSEI CIES Universitas
Brawijaya)
Multazam
Zakaria
(KSEI ISEF STEI SEBI)
Khoirul Zadid
Taqwa (KSEI ACCSES
Universitas Airlangga)
Capaian FoSSEI
Organisasi didirikan untuk mengisi peran
dalam berbagai aspek yang dinilai masih kosong. Berkenaan dengan eksistensinya,
sebuah organisasi akan muncul dan semakin tampak di permukaan berdasar dari
kerjasama yang dijalin dengan berbagai pihak sehingga menebar manfaat.
Alhamdulillah, FoSSEI
sebagai organisasi yang memiliki fokus Pengembangan Ekonomi Islam di Indonesia
telah dapat menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, yang sebarannya
bermacam-macam seperti perusahaan swasta, lembaga keuangan negara, dan masih
banyak lagi. Sementara itu, bentuk kerjasama yang dilakukan berupa pengembangan
di bidang riset ekonomi Islam seperti yang dilakukan bersama DPBS Otoritas Jasa
Keuangan melalui FREKS dan DPMS dalam bidang riset awareness pasar modal, training kader FoSSEI, roadshow Sekolah Pasar Modal Syariah
bersama IDX, program pengembangan BMT bersama Absindo, dan training maupun
workshop mengenai kesiapan SDM di industri perbankan syariah bersama Muamalat
Institut, BSM, dan CIMB Niaga Syariah.
Di samping itu, bentuk kegiatan FoSSEI
adalah agenda nasional yang merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan sesuai
dengan amanat Munas FoSSEI. Agenda Nasional terdiri dari Temu Ilmiah Nasional,
Kampanye Nasional, National Training for Trainers, Musyawarah dan Rapat Kerja
Nasional. Agenda nasional ini menjadi ajang silaturahim dan konsolidasi kader
ekonomi Islam seluruh Indonesia dalam rangka mempererat semangat dan orientasi dalam
melakukan pengkajian, pendalaman dan penyebaran ekonomi Islam ke seluruh
penjuru.
TEMU ILMIAH NASIONAL
Agenda ini merupakan perhelatan keilmuan
ekonomi Islam terbesar yang diselenggarakan oleh FoSSEI selama empat belas kali
di lebih dari sepuluh kampus tuan rumah penyelenggara.
Tahun 2016, Temu
Ilmiah Nasional (Temilnas) mengangkat tema “Revitalisasi Modal Sosial dalam
Pembangunan Ekonomi Desa” yang nantinya akan diturunkan ke dalam
sub-kegiatan rangkaian Temilnas XV 2016, di antaranya Olimpiade Ekonomi Islam,
Symposium, Seminar Nasional dan Internasional, Gathering KSEI Seluruh
Indonesia, Sarasehan FoSSEI Bersama Alumni, Pameran/Bazaar, dan Field Trip.
KAMPANYE NASIONAL FOSSEI
Kampanye Nasional (Kamnas) merupakan
rangkaian kegiatan sosialisasi ekonomi Islam secara besar-besaran dan langsung
kepada masyarakat umum dalam rangka memperingati Milad FoSSEI. Kegiatan ini
diselenggarakan pertama kali pada tahun 2005 di masa kepengurusan Presidium
Nasional FoSSEI 2004-2005 dan terus berlangsung hingga saat ini dengan
mengangkat tema yang berbeda setiap tahunnya.
Kegiatan kampanye ini dilakukan secara
simultan oleh seluruh aktivis FoSSEI di setiap wilayah Indonesia dengan
dikoordinasi oleh Koordinator Regional di setiap regionalnya. Acara puncak
Kamnas biasa diperingati di Jakarta dalam bentuk Long March, Word of Mouth,
Sosialisasi Ekonomi Islam di Desa Binaan, Sosialisasi Ekonomi Islam di Sekolah
Binaan, dan Propaganda Media.
National Training for Trainers
National Training for
Trainers (NTT) adalah agenda training ekonomi Islam yang bertujuan untuk
pemerataan keilmuan ekonomi Islam di seluruh KSEI di Indonesia. Demand akan mentor ekonomi Islam yang tinggi saat ini masih belum terpenuhi oleh supply mentor yang tersedia, terutama di daerah-daerah pelosok yang jauh dari
ibukota. Melihat gapseperti ini, maka kader-kader terbaik FoSSEI perlu mendapatkan pembekalan
mengenai materi ekonomi Islam dansoftskill sebagai seorang mentor/trainer.
Tahun 2015 adalah tahun pertama
dilaksanakannya NTT dengan jumlah peserta mencapai 150 orang perwakilan setiap
KSEI di seluruh Indonesia dengan hasil yang cukup memuaskan. Di tahun 2016,
melihat keberhasilan tahun lalu dan masih tingginya kebutuhan akan trainer, NTT
akan diselenggarakan setidaknya sebanyak tiga kali.
Musyawarah & Rapat Kerja Nasional
Musyawarah & Rapat Kerja Nasional
(Munas & Rakernas) adalah agenda penutup kepengurusan FoSSEI periode 2016
yang berisi Laporan Pertanggungjawaban Presidium Nasional 2016, Pemilihan
Presidium Nasional 2017 serta perumusan strategi, kebijakan dan program FoSSEI
2017.
Agenda Munas & Rakernas dikemas
menjadi ajang apresiasi bagi KSEI dan FoSSEI Regional setelah menjalani masa
amanah selama satu tahun kepengurusan.


