Opini Saya Tentang
Perkembangan Ekonomi Syariah di Kampus Kami
Berdirinya KSEI FoSEIL UNILA
pada 2004 sedikit banyak membawa aura bahagiabagi Aktifis Dakwah Kampus maupun
Fakultas ataumahasiswa pecinta ekonomi syariah, khususnya FakultasEkonomi dan
Bisnis(FEB), yang dulumasih bernama Fakultas Ekonom i(FE). Terbentuknya FoSEIL
adalah karena
keinginan pengurusRohani
Islam Fakultas Ekonomni dan Bisnis(ROIS FEB) untuk membuat KSEI pada
departementnya, seperti yang dimiliki kampus-kampus besar seperti
UI,UGM,UNPAJ,IPB,UNAIR,dsb yang telah menyatakan diri bergabung dengan Forum
Silaturahim Studi Ekonomi Islam(FoSSEI) Nasional, sebuah wadah DAKWAH,UKHUWAH,
dan studi ILMIAH Mahasiswa seluruh Indonesia yang bercita-cita membumikan
ekonomi Islam.
Namun dalam perkembangan nyata
ksemulus harapannya. Dari tahun2004
hingga sekarang KSEI Unila, masih belum menjadi UKM maupun UKMF,
melainkan masih Badan Semi Otonom (BSO). BSO KSE FoSEIL masih bernaung dibawah
LDF Rohani Islam Fakultas Ekonomni dan Bisnis(ROIS FEB). Alumni- alumni
FoSEIL(yang juga alumni ROIS FEB) pun telah kerap kali menyarankan para
petinggi FoSEIL untuk segera menjadikan FoSEIL UKM atau minimal UKMF yang pada
masa amanah 2011-2012 dipimpin oleh
Marwanto bersama Eva Handayani sebagai sekretaris.Namun banyak alas an dan
hambatan yang menjadikan KSEI Unila belum mampu berdiri sendiri. Kurangnya kader, salah satunya. Begitu
sulitnyamenegakka ndakwah Islam di Segitiga Bermuda UNILA (FEB, FISIP, FH ),
member imbas cukup besar pula pada perkembangan ekonomi syariah di UNILA,
Khususnya, FEB. Banyak mahasiswa cerdas yang lebih gemar dengan system pada
bank konvensional dengan system bunga dan segala macam bonusnya, tanpa
memikirkan keuntungan tersebut bila di pandang dari sudut islam. Padahal mereka
juga notabene Umat Muslim, yang seharusnyaPedoman Islam lah yang lebih di
utamakan.
Untuk mengotonomkan KSEI
Unila, tidak bias secara instan.Diperlukan pemantapan kader kader dan sosialisasi secara baik, untuk
memupuk kualitas dan kuantitas kader.Ditakutkan, ketika kader kurang mumpun
idalam menjalankan KSEI secara otonom, akan terjadi hal hal yang tidak diinginkan, misalnya kelak, KSEI
akan jauh dari ROIS FEB dan LDK, sehingga oknum – oknum kurang bertanggung
jawab akan memanfaatkannya, karena memang ROIS FEB telah pernah mengalami
pengalaman tersebut, dimana ada sebuah Organisasi yang dahulunya adalah
Rekomendasi dari para ROIS FEB, tetapi sekarang malah jauh berbeda dan tidak
mengenal ataupun menjalin ukhuwah dengan ROIS FEB maupun FoSEIL.Dan apabila
oknum-oknum tersebut menguasai FoSEIL, maka ditakutkan juga mereka akan
mengubah dasar dan arah gerakan FoSSEI. Ukhuwah FoSEIL dan LDF tetap harus
dipertahankan, karena tidak bisa dupingkiri bahwa hampir atau bahkan seluruh
KSEI di Indonesia yang tergabung dalam FoSSEI adalah rekomendasi dari LDF, yang
meletakkan dasar Islam yang jelas dan tegas terhadap Ilmu Muamalah atau Ekonomi
Isalam.
Untuk saat-saat sekarang ini
alangkah baiknya FoSEIL masih di bawah naungan ROIS, karena memang kondisi
kampus dan kader yang tidak memungkinkan. Yang terjadi saat ini adalah, kader
ROIS adalah kader FoSEIL, dan begitu pula sebaliknya. Adapun kader FoSEIL yang
nonROIS biasanya mereka hanya ingin tau dan belajar ilmu muamalah untuk mereka
sendiri dan belum mempunyai semangat untuk berjuang “Membumikan Ekonomi
Syariah” seperti visi FoSSEI.
Masa amanah 2012-2013 FoSEIL
dipimpin oleh M.Syahid Abdullah dan Susi Susanti. amanah 2013-2014 masih sama tapi sekretaris berganti Rindy Dwi Ladista. Amanah 2014-2015 Berganti di tangan Abdul Aziz dan Arifa Hikmawati. dan untuk sekarang ini di kepengurusan tahun 2015-2016 sedang berlangsung kepemimpinan ananda Febri Fitra Anditama dan Eli Agustin. yang Alhamdulillah belum genap setahun sudah membuktikan kemampuannya dengan membawa KSEI FoSEIL Unila juara 1 MTQ Nasional, Juara 2 Videografi EKIS Nasional, dan Juara 2 LKTI Nasional dalam Event Ukhuwah Unsri Fair Palembang 2015. Secuil harapan dari beliau pernah mengatakan "insyaallah akan membangkitkan KSEI FoSEIL Unila Lagi, hingga kepengurusan yang akan ber estafet di tangan generasi muda yang akan datang". dan Harapan kita semua adalah
FoSEIL bisa menjadi KSEI yang mumpuni untuk membentangkan sayap dakwah ROIS
FEB, terlebih untuk membantu secara nyata FoSSEI untuk menegakkan Ilmu Muamalah
di bumi Indonesia Raya, sang zamrud khatulistiwa yang kian terkikis dan ternoda oleh medernisasi,
westernisasi dan ekonomi kapitalis. Tanggung jawab itu tidak hanya menjadi tanggungan
BSO KSEI, melainkan tanggungan kami seluruh ADK ROIS FEB UNILA, tak terkecuali
saya yang saat ini juga mendapat amanah sebagai Pimpinan atau Kepala Badan
Pelaksana Bimbingan Belajar Qur’an (Ka.BP BBQ), dan semua Presidium, Pimpinan,
Departement, Biro,Badan, Staff,Divisi, dan KAHFI ROIS FEB UNILA untuk saling bahu
membahu menegakkan dakwah Islam yang salah satunya adalah dengan menegakkan
Ekonomi Syariah di INDONESIA.
Hidup
Mahasiswa!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Ekonomi Robbani,
Bisa!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
ALLAHU
AKBAR!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
“INDONESIA LEBIH BAIK DENGAN
EKONOMI SYARIAH”
ANGGI ARIEF WIBOWO
Ka.BP BBQ FEB UNILA


